anedjara.com – FB Pro merupakan sesuatu yang sangat fenomenal belakangan ini. Begitu banyak pengguna Facebook yang sangat fokus dalam membagikan konten untuk memenuhi target mingguan yang disyaratkan oleh pihak Facebook.
Berbagai hal coba dilakukan untuk menarik perhatian sesama pengguna Facebook yang diharapkan adalah setidaknya ada interaksi antar satu dengan yang lainnya.
Hal ini tentu menggoda banyak orang karena pihak Facebook pun memberikan penghargaan bagi mereka yang memenuhi syarat untuk dimonetisasi dan mendapatkan sejumlah uang.

Ini tentu hal yang menarik bagaimana tidak karena pengguna Facebook berkesempatan mendapatkan uang dengan menggunakan hobi bermedia sosial.
Tetapi di saat yang sama perlu diwaspadai karena begitu mudahnya pihak Facebook mengumpulkan data pribadi kebiasaan dari pengguna Facebook sehingga hal tersebut bisa diolah untuk kepentingan tertentu jika itu untuk kepentingan yang baik maka tidak bermasalah.
Tetapi yang perlu diwaspadai adalah ketika konten-konten yang terlalu vulgar atau tidak menutup atau menjaga privasi dari para konten kreator itu cukup membahayakan orang tersebut.
Dengan biaya yang sangat murah meriah pihak Facebook mudah mengetahui apa yang menjadi kebiasaan dari masyarakat Indonesia pada umumnya melalui konten-konten yang dibagikan di media sosial sehingga bagi mereka yang berkepentingan terhadap data tersebut mereka tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk mendapatkan data-data yang dibagikan oleh konten kreator.
Sebagai orang yang melihat peluang itu hal yang baik tapi di saat yang sama kita juga perlu waspada dengan tetap membagikan konten-konten yang tidak membahayakan diri sendiri.
One response
Coba kirim komentar